Copy of foto danau batur

Followers

Advertisement (468 x 60px )

Latest News

Jumat, 07 Agustus 2009

DOWNLOAD E-BOOK : BUKU SAKU KLINIS (KUMPULAN PENYAKIT)

Buku Saku Klinis - Kumpulan Penyakit


e-Book - Buku Saku Klinis - Kumpulan Penyakit, ini merupakan hasil editing dari beberapa sumber, yang meliputi beberapa sistem Medikal - Bedah - Gerontik - Komunitas, Sekiranya e-Book ini dapat dimanfaatkan oleh teman - teman sejawat & mahasiswa kesehatan, silahkan download e-Book kumpulan penyakit dibawah ini :
DAFTAR ISI E-BOOK

· Pneumonia
· Infeksi Saluran Kemih
· Infeksi Tulang & Jaringan Lunak
· Kaki Diabetikum
· Mionekrosis Klostridium (Gas Ganggren)
· Osteomielitis
· Meningitis
· Meningitis Aseptik
· Endokarditis Bakterialis
· Tuberkulosis
· HIV / AIDS
· Penyakit Lyme
· Nyeri Abdomen
· Gangguan Esofagus & Gaster
· Penyakit Reflek Gastrotroensofagus (GERD)
· Gastropati & Gastritis
· Penyakit Ulkus Peptikum
· Perdarahan Gastrointestinal
· Diare
· Penyakit Divertikular
· Penyakit Radang Usus
· Iskemik Mesentrika
· Pankreas Akut
· Hepatitis
· Gagal Hati Akut
· Sirosis
· Asites
· Penyakit Traktus Billiaris
· Nyeri Dada
· Angina Piktoris
· Infark Miokardium Akut
· Kateter Arteri Pulmonaris (SWAN-GANZ)
· Gagal Jantung
· Kardiomiopati
· Penyakit Katup Jantung
· Penyakit Perikardium
· Diabetes Mellitus
· Tirotoksitosis
· Ketoasidosis Diabetikum
· Hipoglikemia
· Dislipidemia
· Struma Nodosa Non Toksik
· Kista Tiroid
· Rematoid Artritis
· Artritis Deposisi Kristal
· Penyakit Deposit Kalsium Pirofosfat Dihidrat
· Spondiloartropati Seronegatif
· Artritis Infeksiosa
· Sindrom Muskuloskeletal
· Penyakit Jaringan Ikat
· Lupus Eritematosus Sistemik
· Vaskulitis
· Krioglobulemia
· Amiloidosis
· Gagal Ginjal Akut
· Sindrom Hipopituitari
· Sindrom Hiperpituitari
· Gangguan Tiroid
· Gangguan Adrenal
· Gangguan Kalsium
· Gangguan Lipid
· Geriatri & Gerontologi Indonesia
· Proses Menua
· Psikomatis Saluran Pernafasan
· Salesma Akut
· Penyakit – Penyakit Pada Lansia
Download e-Book - Buku Saku Klinis
Klik di Bawah ini ...!




Atau Klik Link Dibawah ini :

Rabu, 22 Juli 2009

ASUHAN KEPERAWATAN SILAHKAN DOWNLOAD

Pada kesempatan kali ini dengan segala keterbatasan & kekurangan, saya persembahkan sedikit kumpulan asuhan keperawatan beberapa sistem yang ada kiranya dapat sebagai bahan bacaan....
selain itu juga saya persilahkan bagi teman - teman yang membutuhkan silahkan download beberapa pilihan dibawah ini :

SYARAF :
EPILEPSI - HIDROCEPHALLUS

Sabtu, 04 Juli 2009

MEDIA PENDIDIKAN KESEHATAN UNTUK OSCA

Media dibawah ini khusus dibuat bagi mahasiswa guna pembelajaran dalam persiapan UAP AKPER khusus bidang keperawatan komunitas, silahkan download pilihan media yang ada dibawah, semoga bermanfaat, selamat belajar & sukses selalu ....
SILAHKAN PILIH / KLIK / DOWNLOAD JUDUL MEDIA DIBAWAH INI :

1. PENDIDIKAN KESEHATAN "KONTRASEPSI MOW"
2. PENDIDIKAN KESEHATAN "SENAM OTAK CEGAH PIKUN"
3. PENDIDIKAN KESEHATAN "KETERGANTUNGAN OBAT NARKOTIKA"
4. PENDIDIKAN KESEHATAN "FLU BURUNG"

5. PEMERIKSAAN TEST MANTOUX








Terima Kasih telah berkunjung....selamat belajar

Senin, 22 Juni 2009

KEPERAWATAN CARING (Baca Disini Free)

Perpustakaan Online Untuk Anda...
Buku Ini membahas tentang Perawatan Caring & Aplikasinya..dengan judul "Assesing and Measuring Caring In Nursing and Health Science"
Silahkan Klik dibawah ini untuk membacanya (FREE Buat Anda)
Semoga bermanfaat Buat Anda

Untuk Baca Klik Pada Gambar Buku Ini !


Terimakasih
http://masmamad.blogspot.com


Jumat, 01 Mei 2009

FLU BABI

FLU BABI
AYO KITA KENALI FLU BABI


By: Ahmad Kholid, S.Kep., Ns.
 


APAKAH FLU BABI ?


Flu babi merupakan kasus-kasus influenza yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur Virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe Genus Influenzavirus A.
Sumber : Wikipedia
Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi. Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah penyakit ini pada babi rutin terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal. (Sumber : BBC online).
Penyakit ini cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah sepanjang tahun.
Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia penyakit ini secara konstan berubah.
Tanda & Gejala Flu Babi
Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun demikian ditemukan pula kasus penularan dari manusia ke manusia. Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian. Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1 H1N2, H3N1, H3N2, and H2N3.
Apakah manusia bisa terjangkit flu babi?
Cara penularan
Flu babi biasanya tidak menjalar pada manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang berhubungan dengan babi.
Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke manusia juga sangat jarang.
Penularan manusia pada manusia flu babi diperkirakan menyebar seperti flu musiman - melalui batuk dan bersin.
Dalam wabah yang kini terjadi belum jelas apakah penyakit itu ditularkan dari manusia ke manusia.
Gejala flu babi pada manusia tampaknya serupa dengan gejala-gejala flu musiman manusia.
Cara penularan flu babi melalui udara dan dapat juga melalui kontak langsung dengan penderita. Masa inkubasinya 3 sampai 5 hari. Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai seperti halnya terhadap flu burung dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, menutup hidung dan mulut apabila bersin, mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas, dan segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu.
Apakah ini jenis baru flu babi?
Badan Kesehatan Dunia, WHO, membenarkan bahwa setidaknya sejumlah kasus adalah versi H1N1 influenza tipe A yang tidak pernah ada sebelumnya.
H1N1 adalah virus yang menyebabkan flu musiman pada manusia secara rutin.
Namun versi paling baru H1N1 ini berbeda: virus ini memuat materi genetik yang khas ditemukan dalam virus yang menulari manusia, unggas dan babi.
Virus flu memiliki kemampuan bertukar komponen genetik satu sama lain, dan besar kemungkinan versi baru H1N1 merupakan hasil perpaduan dari berbagai versi virus yang berbeda yang terjadi di satu binatang sumber.
Apakah aman makan daging babi?
Ya. Tidak ada bukti flu babi menular lewat konsumsi daging binatang yang terjangkit.
Namun, daging itu harus dimasak matang, suhu 70C akan membunuh virus itu.
Apakah warga harus khawatir?
Saat muncul jenis baru flu yang memiliki kemampuan menyebar dari manusia ke manusia pihak berwenang mengawai dengan seksama untuk melihat apakah memiliki potensi menyebabkan pandemi.
WHO memperingatkan kasus-kasus di Meksiko dan Amerika Serikat berpotensi menyebabkan pandemi global dan menegaskan situasi ini serius.
Akan tetapi, WHO mengatakan masih terlalu dini untuk menilai situasi ini secara akurat.
Saat ini, WHO mengatakan dunia hampir mendekati situasi pandemi flu dibandingkan tahun-tahun sejak 1968 - tingkat ancamannya adalah tiga dari skala enam.
Tidak ada yang tahu dampak pandemi penyakit ini sepenuhnya, namun para pakar memperingatkan korban tewas bisa mencapai jutaan orang di seluruh dunia.
Pandemi flu Spanyol, yang dimulai tahun 1819 dan juga disebabkan oleh virus H1N1, menewaskan jutaan orang.
Fakta bahwa kasus-kasus di Amerika Serikat sejauh ini memperlihatkan gejala-gejala ringan merupakan berita baik.
Sementara parahnya wabah di Meksiko kemungkinan disebabkan oleh faktor wilayah yang tidak biasa yang kecil kemungkinan terjadi wilayah lain di dunia.
Akan tetapi, fakta bahwa sebagian besar korban berusia muda menunjukkan satu hal yang tidak baisa.
Biasanya flu musiman cenderung melanda kaum berusia tua.
Bagaimana dengan pengobatan dan vaksin?
Pemerintah Amerika mengatakan dua obat yang biasa digunakan untuk mengobati flu, Tamiflu dan Relenza, tampaknya efektif dalam mengatasi kasus-kasus yang terjadi sejauh ini.
Belum jelas keefektifan vaksin flu yang kini ada dalam melindungi manusia dari virus baru ini, karena secara genetik berbeda dengan jenis flu lain.
Ilmuwan Amerika telah mengembangkan satu vaksin baru, namun diperlukan waktu untuk menyempurnakannya dan juga memproduksi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan.
Bagaimana dengan flu burung?
Jenis flu burung yang menyebabkan kematian di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ini berbeda dengan jenis flu babi yang kini mewabah.
Bentuk baru flu babi ini adalah H1N1 jenis baru, sementara flu burung adalah H5N1.
Para pakar khawatir H5N1 berpotensi menyebabkan pendemi karena kemampuannya bermutasi secara cepat.
Akan tetapi hingga sekarang penyakit itu masih merupakan penyakit unggas.
Mereka yang terjangkit adalah mereka yang berhubungan dengan unggas dan kasus penularan dari manusia ke manusia sangat jarang - tidak ada tanda-tanda bahwa H5N1 sudah bisa menular dari manusia ke manusia dengan mudah.
Bagaimana Tindakan Antisipatif di Indonesia ?
Depkes Waspadai Flu Babi - Guna mengantisipasi munculnya kasus flu babi, Departemen Kesehatan mengirimkan surat edaran kewaspadaan dini kepada jajaran dinas kesehatan dan kantor kesehatan pelabuhan di seluruh provinsi di Indonesia.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan (Dirjen P2PL Depkes) Tjandra Yoga Aditama, Minggu (26/4), di Jakarta.  
Ketua Komisi Teknis Kesehatan Dewan Riset Nasional Prof Amin Soebandrio, menjelaskan, flu babi adalah penyakit pernapasan babi yang disebabkan virus influenza tipe A yang sering menyebabkan wabah influenza di babi, dengan angka kematian rendah. Sebagian besar wabah terjadi pada akhir musim dingin dan bulan-bulan di mana juga terjadi wabah flu pada manusia.
Sementara itu, Tjandra Yoga menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat edaran kewaspadaan dini ke dinkes dan kantor kesehatan pelabuhan di seluruh provinsi di Indonesia. "Kami telah mengumpulkan jajaran kantor kesehatan pelabuhan se-Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan. Kebetulan semua sedang berkumpul di Makassar untuk mengikuti simulasi pandemi flu burung di Makassar," ujarnya.  
Simulasi episenter pandemi yang dilaksanakan di Makassar pada 25-26 April juga merupakan salah satu upaya persiapan Depkes dan lintas sektor terkait dalam menghadapi berbagai kemungkinan kejadian luar biasa, kata Tjandra Yoga menegaskan  
Sejauh ini, pihaknya tengah mengumpulkan data dan kajian ilmiah mengenai penyakit itu dari berbagai sumber dan terus berkoordinasi dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk memantau perkembangan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keganasan flu babi dan apa bentuk penanganan paling tepat menghadapi ancaman flu babi di Indonesia.  
"Kami juga tengah mempersiapkan kemungkinan pemeriksaan laboratorium untuk flu babi ini," ujarnya menambahkan. Depkes juga berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian untuk merumuskan langkah-langkah dan membentuk tim zoonosis bersama.
Dikutip : JAKARTA, KOMPAS.com Minggu, 26 April 2009 | 21:24 WIB
Flu Babi Berpotensi Menjadi Pandemi
irektur WHO atau  Organisasi Kesehatan Sedunia, Margaret Chan mengatakan, wabah  flu babi di Mexico dan Amerika Serikat berpotensi menjadi pandemi. 
Menurutnya wabah itu bisa menjadi pandemi karena  menyerang manusia. Tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apakah  flu babi itu bisa menjadi pandemi.
Ia mengadakan pertemuan darurat dengan para pakar hari Sabtu untuk membahas ancaman itu. Antara lain, para pakar diduga akan menganjurkan apakah  WHO harus mengeluarkan peringatan dalam bepergian atau meningkatkan kewaspadaan.
Para Pejabat di Mexico City telah menutup sekolah, museum dan  tempat-tempat umum karena wabah flu babi itu, yang dikatakan oleh pihak berwajib mungkin telah menewaskan lebih dari 60 orang dan menjangkiti kurang lebih  seribu orang.
Dikutip : VOANews.com 28 April 2009

Kamis, 09 April 2009

KUNCI MENUJU LANSIA BAHHAGIA

KUNCI MENUJU LANSIA YANG BAHAGIA, BERGUNA DAN BERKUALITAS
Created By: Ahmad Kholid, S.Kep., Ns.
http://masmamad.blogspot.com
APA ITU BAHAGIA ?
B  :  Berat badan (BB) berlebihan supaya dihindarkan
A  :  Aturlah makanan hingga sesuai / kurangi lemak atau kolesterol
H  :  Hindari faktor – faktor resiko penyakit jantung iskemik / koroner.
A  :  Agar terus merasa berguna dengan mempunyai kegiatan / hobi yang bermanfaat
G  :  Gerak badan teratur wajib terus dilakukan
I    :  Ikuti nasehat dokter dan hindari situasi tegang
A   :  Awasi kesehatan dengan memeriksakan badan secara periodik

Berat badan (BB) berlebih supaya dihindarkan :

BB ideal seseorang adalah 0,9 X (TB – 100)
TB : tinggi badan dalam cm
Contoh :
TB Tn. Margono 160 cm
Jadi BB ideal Tn Kecis adalah 54 kg

Aturlah makanan hingga sesuai / kurangi lemak atau kolesterol :

Cukup gizi lebih sehat, kelebihan gizi membahayakan jantung. Untuk masyarakat pada umumnya dan para werda pada khususnya, disarankan ; Kurangi lemak hewani /lemak jenuh/ kolesterol yang banyak terdapat di daging merah.
Hindari faktor – faktor resiko penyakit jantung iskemik / koroner :
Faktor – faktor yang menyebabkan gangguan peredaran darah otot jantung ;
Merokok, TD tinggi, penyakit gula, kegemukan, kurang gerak fisik, tekanan batin.
Agar terus merasa berguna dengan mempunyai kegiatan / hobi yang bermanfaat :
Pilih kegiatan misal; membaca, mendengarkan ceramah agama, mengarang, melukis, kerajinan tangan, berkebun, berternak.
Gerak badan teratur wajib terus dilakukan :
1.       Dapat memperlambat proses degenerasi karena perubahan usia
2.       Mempermudah untuk menyesuaikan kesehatan jasmani dalam kehidupan (adaptasi)
3.       Fungsi melindungi, yaitu memperbaiki tenaga cadangan dalam fungsinya terhadap bertambahnya tuntutan, misal sakit.
Ikuti nasehat dokter dan hindari situasi tegang :
1.       Berolah raga 2 – 3 kali seminggu
2.       Jangan makan makanan berlemak
3.       Banyak makan sayur dan makanan tinggi serat
4.       Banyak makan buah – buahan
5.       Biasakan sarapan pagi
6.       Miliki rasa humor
7.       Tidur yang cukup (7 – 8 jam)
8.       Hindari tekanan batin yang tidak perlu
Awasi kesehatan dengan memeriksakan badan secara periodik :
Pemeriksaan kesehatan berkala dan konsultasi kesehatan merupakan kunci keberhasilan dari upaya pemeliharaan lansia.

Rabu, 08 April 2009

BARIKADE SIAGA BENCANA KAB. SEMARANG

Silahkan kepada saudara untuk baca - melihat atau download ...
Terima Kasih .... Salam .....

Minggu, 29 Maret 2009

konspirasi flu burung

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1552614

Menteri Kesehatan Siti Fadilah, Menguak Konspirasi Bikin Senjata Biologi dari Flu Burung

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari (59) bikin gerah World Health Organization (WHO) dan Pemerintah Amerika Serikat (AS).
Fadilah berhasil menguak konspirasi AS dan badan kesehatan dunia itu dalam mengembangkan senjata biologi dari virus flu burung, Avian influenza (H5N1).
Setelah virus itu menyebar dan menghantui dunia, perusahaan-perusahaan dari negara maju memproduksi vaksin lalu dijual ke pasaran dengan harga mahal di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Fadilah menuangkannya dalam bukunya berjudul Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung.
Selain dalam edisi Bahasa Indonesia, Siti juga meluncurkan buku yang sama dalam versi Bahasa Inggris dengan judul It's Time for the World to Change.
Konspirasi tersebut, kata Fadilah, dilakuakn negara adikuasa dengan cara mencari kesempatan dalam kesempitan pada penyebaran virus flu burung.
"Saya mengira mereka mencari keuntungan dari penyebaran flu burung dengan menjual vaksin ke negara kita," ujar Fadilah kepada Persda Network di Jakarta, Kamis (21/2).

Situs berita Australia, The Age, mengutip buku Fadilah dengan mengatakan, Pemerintah AS dan WHO berkonpirasi mengembangkan senjata biologi dari penyebaran virus avian H5N1 atau flu burung dengan memproduksi senjata biologi. Karena itu pula, bukunya dalam versi bahasa Inggris menuai protes dari petinggi WHO.

"Kegerahan itu saya tidak tanggapi. Kalau mereka gerah, monggo mawon. Betul apa nggak, mari kita buktikan. Kita bukan saja dibikin gerah, tetapi juga kelaparan dan kemiskinan. Negara-negara maju menidas kita, lewat WTO, lewat Freeport, dan lain-lain. Coba kalau tidak ada kita sudah kaya," ujarnya.
Fadilah mengatakan, edisi perdana bukunya dicetak masing-masing 1.000 eksemplar untuk cetakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Total sebanyak 2.000 buku.

"Saat ini banyak yang meminta jadi dalam waktu dekat saya akan mencetak cetakan kedua dalam jumlah besar. Kalau cetakan pertama dicetak penerbitan kecil, tapi untuk rencana ini, saya sedang mencari bicarakan dengan penerbitan besar," katanya.

Selain mencetak ulang bukunya, perempuan kelahiran Solo, 6 November 1950, mengatakan telah menyiapkan buku jilid kedua.
"Saya sedang menulis jilid kedua. Di dalam buku itu akan saya beberkan semua bagaimana pengalaman saya. Bagaimana saya mengirimkan 58 virus, tetapi saya dikirimkan virus yang sudah berubah dalam bentuk kelontongan. Virus yang saya kirimkan dari Indonesia diubah-ubah Pemerintahan George Bush," ujar menteri kesehatan pertama Indonesia dari kalangan perempuan ini.

Siti enggan berkomentar tentang permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memintanya menarik buku dari peredaran.
"Bukunya sudah habis. Yang versi bahasa Indonesia, sebagian, sekitar 500 buku saya bagi-bagikan gratis, sebagian lagi dijual ditoko buku. Yang bahasa Inggris dijual," katanya sembari mengatakan, tidak mungkin lagi menarik buku dari peredaran.

Pemerintah AS dikabarkan menjanjikan imbalan peralatan militer berupa senjata berat atau tank jika Pemerintah RI bersedia menarik buku setebal 182 halaman itu. Mengubah Kebijakan Apapun komentar pemerintah AS dan WHO, Fadilah sudah membikin sejarah dunia.

Gara-gara protesnya terhadap perlakuan diskriminatif soal flu burung, AS dan WHO sampai-sampai mengubah kebijakan fundamentalnya yang sudah dipakai selama 50 tahun. Perlawanan Fadilah dimulai sejak korban tewas flu burung mulai terjadi di Indonesia
pada 2005.

Majalah The Economist London menempatkan Fadilah sebagai tokoh pendobrak yang memulai revolusi dalam menyelamatkan dunia dari dampak flu burung.
"Menteri Kesehatan Indonesia itu telah memilih senjata yang terbukti lebih berguna daripada vaksin terbaik dunia saat ini dalam menanggulangi ancaman virus flu burung, yaitu transparansi," tulis The Economist. The Economist, seperti ditulis Asro Kamal Rokan di Republika, edisi pekan lalu, mengurai, Fadilah mulai curiga saat Indonesia juga terkena endemik flu burung 2005 silam.

Ia kelabakan. Obat tamiflu harus ada. Namun aneh, obat tersebut justru diborong negara-negara kaya yang tak terkena kasus flu burung.
Di tengah upayanya mencari obat flu burung, dengan alasan penentuan diagnosis, WHO melalui WHO Collaborating Center (WHO CC) di Hongkong memerintahkannya untuk menyerahkan sampel spesimen. Mulanya, perintah itu diikuti Fadilah. Namun, ia juga meminta laboratorium
litbangkes melakukan penelitian. Hasilnya ternyata sama. Tapi, mengapa WHO CC meminta sampel dikirim ke Hongkong?

Fadilah merasa ada suatu yang aneh. Ia terbayang korban flu burung di Vietnam. Sampel virus orang Vietnam yang telah meninggal itu diambil dan dikirim ke WHO CC untuk dilakukan risk assessment, diagnosis, dan kemudian dibuat bibit virus.

Dari bibit virus inilah dibuat vaksin. Dari sinilah, ia menemukan fakta, pembuat vaksin itu adalah perusahaan-perusahaan besar dari negara maju, negara kaya, yang tak terkena flu burung.

Mereka mengambilnya dari Vietnam, negara korban, kemudian menjualnya ke seluruh dunia tanpa izin. Tanpa kompensasi. Fadilah marah. Ia merasa kedaulatan, harga diri, hak, dan martabat negara-negara tak mampu telah dipermainkan atas dalih Global Influenza Surveilance Network (GISN) WHO. Badan ini sangat berkuasa dan telah menjalani praktik selama 50 tahun. Mereka telah memerintahkan lebih dari 110 negara untuk mengirim spesimen virus flu ke GISN tanpa bisa menolak.

Virus itu menjadi milik mereka, dan mereka berhak memprosesnya menjadi vaksin. Di saat keraguan atas WHO, Fadilah kembali menemukan fakta bahwa para ilmuwan tidak dapat mengakses data sequencing DNA H5N1 yang disimpan WHO CC. Data itu, uniknya, disimpan di Los Alamos National Laboratoty di New Mexico, AS.

Di sini, dari 15 grup peneliti hanya ada empat orang dari WHO, selebihnya tak diketahui. Los Alamos ternyata berada di bawah Kementerian Energi AS.
Di lab inilah duhulu dirancang bom atom Hiroshima. Lalu untuk apa data itu, untuk vaksin atau senjata kimia?

Fadilah tak membiarkan situasi ini. Ia minta WHO membuka data itu. Data DNA virus H5N1 harus dibuka, tidak boleh hanya dikuasai kelompok tertentu.
Ia berusaha keras. Dan, berhasil. Pada 8 Agustus 2006, WHO mengirim data itu. Ilmuwan dunia yang selama ini gagal mendobrak ketertutupan Los Alamos, memujinya.

Majalah The Economist menyebut peristiwa ini sebagai revolusi bagi transparansi. Tidak berhenti di situ. Siti Fadilah terus mengejar WHO CC agar mengembalikan 58 virus asal Indonesia, yang konon telah ditempatkan di Bio Health Security, lembaga penelitian senjata biologi Pentagon.

Ini jelas tak mudah. Tapi, ia terus berjuang hingga tercipta pertukaran virus yang adil,
transparan, dan setara. Ia juga terus melawan dengan cara tidak lagi mau mengirim spesimen virus yang diminta WHO, selama mekanisme itu mengikuti GISN, yang imperialistik dan membahayakan dunia.

Dan, perlawanan itu tidak sia-sia. Meski Fadilah dikecam WHO dan dianggap menghambat penelitian, namun pada akhirnya dalam sidang Pertemuan Kesehatan Sedunia di Jenewa Mei 2007, International Government Meeting (IGM) WHO di akhirnya menyetujui segala tuntutan Fadilah, yaitu sharing virus disetujui dan GISN dihapuskan.

Selasa, 17 Maret 2009

PERAN KELUARGA DALAM KESEHATAN



 Ditulis : Ahmad Kholid





Dewasa ini pembangunan di bidang kesehatan telah mengalami perkembangan yang begitu pesat, serta kesehatan sudah menjadi sebuah hal yang harus diutamakan dibandingkan dengan kebutuhan lainnya. Melihat kondisi yang demikian sudah seharusnya bukan hanya tenaga kesehatan saja yang menjadi penanggung jawab kesehatan, tetapi kesehatan merupakan tanggung jawab semua masyarakat. Siapapun masyarakat tersebut secara individu atau berkelompok mempunyai tanggung jawab yang sama besarnya dengan tenaga kesehatan terhadap upaya menciptakan terwujudnya kesehatan masyarakat itu sendiri.
Keluarga merupakan unit terkecil yang ada di masyarakat. Ini berarti keluarga merupakan kelompok yang secara langsung berhadapan dengan anggota keluarga selama 24 jam penuh. Menurut Mubarok (2007) peran keluarga adalah mampu mengenal masalah kesehatan, mampu membuat keputusan tindakan, mampu melakukan perawatan pada anggota keluarga yang sakit, mampu memodifikasi lingkungan rumah, dan mampu memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada.
Sesuai dengan fungsi pemeliharaan kesehatan, keluarga mempunyai peran dan tugas di bidang kesehatan yang perlu dipahami dan dilakukan yang meliputi:
a.       Mengenal masalah kesehatan
Kesehatan merupakan kebutuhan keluarga yang tidak boleh diabaikan karena tanpa kesehatan segala sesuatu tidak berarti dan karena kesehatanlah seluruh kekuatan sumber daya dan dana keluarga habis. Orang tua perlu mengenal keadaan sehat dan perubahan-perubahan yang dialami anggota keluarganya. Perubahan sekecil apapun yang dialami anggota keluarga secara tidak langsung akan menjadi perhatian dari orang tua atau pengambil keputusan dalam keluarga (Suprajitno, 2004). Mengenal menurut Notoadmojo (2003) diartikan sebagai pengingat sesuatu yang sudah dipelajari atau diketahui sebelumnya. Sesuatu tersebut adalah sesuatu yang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari atau rangsangan yang telah diterima. Dalam mengenal masalah kesehatan keluarga haruslah mampu mengetahui tentang sakit yang dialami pasien.
b.      Memutuskan tindakan yang tepat bagi keluarga
Peran ini merupakan upaya keluarga yang utama untuk mencari pertolongan yang tepat sesuai dengan keadaan keluarga, dengan pertimbangan siapa diantara keluarga yang mempunyai keputusan untuk memutuskan tindakan yang tepat (Suprajitno, 2004). Friedman, 1998 menyatakan kontak keluarga dengan sistem akan melibatkan lembaga kesehatan profesional ataupun praktisi lokal (Dukun) dan sangat bergantung pada:
1)       Apakah masalah dirasakan oleh keluarga ?
2)       Apakah kepala keluarga merasa menyerah terhadap masalah yang dihadapi salah satu anggota keluarga ?
3)       Apakah kepala keluarga takut akibat dari terapi yang dilakukan terhadap salah satu anggota keluarganya ?
4)       Apakah kepala keluarga percaya terhadap petugas kesehatan?
5)       Apakah keluarga mempunyai kemampuan untuk menjangkau fasilitas kesehatan?
c.       Memberikan perawatan terhadap keluarga yang sakit
Beberapa keluarga akan membebaskan orang yang sakit dari peran atau tangung jawabnya secara penuh, Pemberian perawatan secara fisik merupakan beban paling berat yang dirasakan keluarga (Friedman, 1998). Suprajitno (2004) menyatakan bahwa keluarga memiliki keterbatasan dalam mengatasi masalah perawatan keluarga. Dirumah keluarga memiliki kemampuan dalam melakukan pertolongan pertama. Untuk mengetahui dapat dikaji :
1)       Apakah keluarga aktif dalam ikut merawat pasien?
2)       Bagaimana keluarga mencari pertolongan dan mengerti tentang perawatan yang diperlukan pasien ?
3)       Bagaimana sikap keluarga terhadap pasien? (Aktif mencari informasi tentang perawatan terhadap pasien)
d.       Memodifikasi lingkungan keluarga untuk menjamin kesehatan keluarga
1)       Pengetahuan keluarga tentang sumber yang dimiliki disekitar lingkungan rumah
2)       Pengetahuan tentang pentingnya sanitasi lingkungan dan manfaatnya.
3)       Kebersamaan dalam meningkatkan dan memelihara lingkungan rumah yang menunjang kesehatan.
e.      Menggunakan pelayanan kesehatan
Menurut Effendy (1998), pada keluarga tertentu bila ada anggota keluarga yang sakit jarang dibawa ke puskesmas tapi ke mantri atau dukun. Untuk mengetahui kemampuan keluarga dalam memanfaatkan sarana kesehatan perlu dikaji tentang :
1)       Pengetahuan keluarga tentang fasilitas kesehatan yang dapat dijangkau keluarga
2)       Keuntungan dari adanya fasilitas kesehatan
3)       Kepercayaan keluarga terhadap fasilitas kesehatan yang ada
4)       Apakah fasilitas kesehatan dapat terjangkau oleh keluarga.
Tenaga kesehatan dapat menjadi hambatan dalam usaha keluarga dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada. Hambatan yang dapat muncul terutama kamunikasi (Bahasa) yang kurang dimengerti oleh petugas kesehatan. Pengalaman yang kurang menyenangkan dari keluarga ketika berhadapan dengan petugas kesehatan ketika berhadapan dengan petugas kesehatan.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Dukungan Keluarga
Menurut Friedman (1998), dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap perilaku positif. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi dukungan keluarga meliputi; kelas sosial, bentuk-bentuk keluarga, latar belakang keluarga, tahap siklus kehidupan keluarga, model-model peran peristiwa situasional-khususnya masalah-masalah kesehatan atau sakit.

Sabtu, 14 Maret 2009

M@s_MAMAD: Konsep Keluarga

M@s_MAMAD: Konsep Keluarga
HASIL PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS



JIKA ANDA INGIN MELIHAT SILAHKAN KLIK LINK DIBAWAH ....


http://www.authorstream.com/Presentation/kuecis77-162969-MMD-PKMD-Kalijambe-2009-kalija-Education-ppt-powerpoint/

MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA


Berikut ini adalah beberapa hasil kajian kami di Desa Kalijambe, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang.

Kalau mau lihat bisa klik dibawah....
 

Sabtu, 17 Januari 2009

Home

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA...
masmamad.blogspot.com

Nama : Ahmad Kholid
Asal : Jepara
Provinsi : Jawa Tengah
Pekerjaan : Staff Pengajar di AKPER Ngudi Waluyo Semarang

Blog ini adalah blog tentang Keperawatan yang khususnya membahas tentang seputar Keperawatan Komunitas.

Blog ini sengaja saya buat untuk sumbangsih saya yang tidak seberapa bagi para pembaca terutama rekan-rekan se-profesi, mahasiswa & khalayak umum yang berkenan untuk berkunjung di blog ini.

Dari Blog ini selain terdapat beberapa artikel keperawatan, juga saya lengkapi dengan beberapa artikel gratis yang dapat di download oleh pengunjung.

Semoga bermanfaat bagi saudara semua...
Terima Kasih...

Saudara juga dapat kontak melalui email di :

Anda Pengunjung Ke :